KUTAI TIMUR – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran TNI bersama instansi terkait di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Salah satunya melalui kegiatan mitigasi struktural dan nonstruktural yang dilaksanakan Babinsa Desa Marga Mulia Koramil 0909-03/Muara Wahau, Serda Muh. Nawir, di Kecamatan Kongbeng, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut dipusatkan di Kantor Pemadam Kebakaran (PMK) Kecamatan Kongbeng dan melibatkan unsur TNI serta petugas pemadam kebakaran sebagai bentuk sinergi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat musim kemarau.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Serda Muh. Nawir selaku Babinsa Koramil 0909-03/Muara Wahau, Mulyono Nugroho dan Adif Giwantoro yang merupakan anggota PMK Kecamatan Kongbeng.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan patroli terpadu sekaligus sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, baik dari sisi kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat kabut asap, maupun dampaknya terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan ekosistem di sekitarnya.

Babinsa juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun petugas terkait apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya. Langkah pelaporan cepat dinilai sangat penting untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mempercepat proses penanganan.

Serda Muh. Nawir mengatakan bahwa kegiatan mitigasi Karhutla merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanggulangan. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami terus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak bencana Karhutla.

Melalui patroli dan sosialisasi yang dilakukan secara rutin, diharapkan tingkat kewaspadaan masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini. Selain itu, sinergi antara TNI, petugas pemadam kebakaran, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan wilayah Kecamatan Kongbeng yang aman dan bebas dari ancaman Karhutla.

Kegiatan mitigasi Karhutla berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan wilayah di Kabupaten Kutai Timur.(0909).