SUKOHARJO – Permukaan jalan yang mulus belum selalu menjamin perjalanan berlangsung aman. Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, perhatian kini juga diarahkan pada sisi jalan yang selama ini memiliki perbedaan ketinggian dengan badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor ketika harus menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Melalui kegiatan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, pengurukan bahu jalan dilakukan dengan melibatkan personel TNI, Polri, dan masyarakat. Tanah diangkut lalu diratakan hingga sejajar dengan badan jalan agar jalur di tepinya lebih stabil saat digunakan.

Pekerjaan yang berlangsung pada Jumat, (7/8/2026) itu bukan sekadar menyempurnakan bentuk jalan. Penyelesaian bagian tepi jalan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kendaraan kehilangan keseimbangan ketika keluar dari jalur utama.

Selama proses berlangsung, setiap unsur mengambil peran sesuai kebutuhan di lapangan. Ada yang mengangkut material, ada pula yang meratakan timbunan agar hasil pekerjaan lebih rapi dan kuat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama.

Perhatian terhadap detail seperti bahu jalan menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhitungkan keselamatan masyarakat yang akan memanfaatkannya setiap hari.(Red/Cn).