BONE – Sebuah titik pembangunan akan berubah setelah pekerjaan selesai. Material yang sebelumnya menumpuk berangsur hilang, aktivitas pekerja berkurang, lalu fasilitas yang dibangun menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di Desa Tadang Palie, perubahan itu dilengkapi dengan sebuah prasasti pada titik pembangunan jembatan gantung.

Prasasti tersebut dibuat oleh personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone di Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. Pengerjaannya termasuk dalam rangkaian kegiatan pada sasaran fisik TMMD ke-129.

Penanda itu dibuat untuk menunjukkan pembangunan jembatan gantung yang berada di wilayah Desa Tadang Palie. Dengan adanya prasasti, lokasi pembangunan memiliki identitas yang tetap dapat dikenali meski aktivitas pekerjaan fisik nantinya telah berakhir.

Pembuatan prasasti berlangsung Selasa (11/08/2026). Pekerjaan ini melengkapi rangkaian kegiatan pada sasaran jembatan gantung, sehingga hasil pembangunan tidak hanya meninggalkan fasilitas fisik, tetapi juga penanda lokasi.

Bagi masyarakat, jembatan nantinya akan dikenali melalui fungsi dan keberadaannya. Sementara prasasti menyimpan konteks tentang pembangunan yang berlangsung di tempat tersebut, menjadikan satu titik di Desa Tadang Palie memiliki catatan yang dapat dikenali dalam waktu lebih panjang.(Red/Wr).