SIMEULUE – Perubahan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian Sertu David Utomo saat berdialog dengan pedagang dan pembeli di Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Jumat (02/10/2026). Babinsa Koramil 01/Simeulue Timur, Kodim 0115/Simeulue, tersebut memanfaatkan Komunikasi Sosial (Komsos) untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus kondisi keamanan di sekitar wilayah.
Interaksi dilakukan secara langsung dengan para pedagang sembako maupun pembeli di pasar tradisional dan kios. Dari komunikasi tersebut, Babinsa dapat memperoleh informasi mengenai kondisi perdagangan serta berbagai kebutuhan yang menjadi perhatian masyarakat.
Sertu David Utomo mengatakan, pemantauan secara langsung merupakan bagian dari peran Babinsa dalam mengayomi masyarakat. Komunikasi dengan pedagang dan pembeli juga membuka ruang untuk mengetahui kondisi yang berkembang, termasuk persoalan harga dan kenyamanan warga ketika berbelanja.
“Dengan turun ke pasar tersebut, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat belanja di pasar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sertu David mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara drastis apabila terjadi gejolak atau kenaikan harga pada sejumlah komoditas. Menurutnya, terdapat beberapa bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, namun kondisi tersebut masih dalam tahapan normal.
“Di dalam berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tradisional atau kios, kami menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga, meski ada beberapa bahan sembako yang naik, itu masih dalam tahapan normal,” imbuhnya.
Beberapa kebutuhan yang disebut mengalami kenaikan antara lain cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, dan beras. Perkembangan harga komoditas tersebut menjadi bagian dari informasi yang diperoleh Babinsa melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Misalnya, kenaikan pada harga kebutuhan seperti cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, beras serta lainnya yang sering terjadi belakangan ini. Tidak hanya itu, monitoring di pasar juga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama harga-harga bahan pokok,” pungkasnya.
Pemantauan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjaga komunikasi dengan masyarakat. Informasi yang diperoleh dari pedagang dan pembeli dapat menjadi gambaran mengenai kondisi ekonomi sehari-hari yang berkembang di wilayah binaan.(0115).
