‎BARITO KUALA — Semangat nasionalisme dan cinta tanah air kembali berkobar di lapangan upacara Sekolah Rakyat Terintegrasi I Barito Kuala, Jalan Poros Sawahan, Desa Bantull, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala. Pada hari Senin (12/10), Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., bertindak selaku Inspektur Upacara memimpin langsung pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.
‎
‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., Camat Cerbon Imberan, S.AP., para guru, siswa, serta mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) yang bertugas sebagai petugas upacara. Komandan Upacara diamanahkan kepada Ahmad Hafis Yasin dan Perwira Upacara dijabat oleh Archy, keduanya dari Unhan. Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh tim pengibar yang terdiri dari pelajar Sekolah Rakyat didampingi mahasiswa Unhan.
‎
‎Dalam amanatnya yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., menegaskan bahwa upacara pengibaran bendera bukan sekadar rutinitas semata, melainkan momen sakral untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. “Pengibaran Bendera Merah Putih ini adalah wujud penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan negara ini. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini, agar generasi muda selalu ingat dan bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujarnya.
‎
‎Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme di kalangan pelajar sebagai pondasi masa depan bangsa. “Kami berharap setiap langkah dan detik saat bendera dikibarkan hari ini, dapat tertanam dalam hati seluruh peserta didik, bahwa menjaga keutuhan negara dan mencintai tanah air adalah tanggung jawab kita bersama. TNI selalu hadir dan bertekad untuk terus membina generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan siap membangun bangsa,” tambahnya dengan semangat.
‎
‎Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Kehadiran para tokoh masyarakat dan pemerintahan daerah semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta meneruskan nilai-nilai luhur kebangsaan di tengah generasi penerus bangsa.(1005).