SUKOHARJO — “TMMD bukan proyek TNI. TMMD adalah milik kita bersama.” Penegasan itu disampaikan Dansatgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Syahputra saat memaparkan program di Balai Desa Parangjoro.
Paparan tersebut berlangsung dalam rangkaian penutupan TMMD di Parangjoro, Grogol, Sukoharjo, dan dihadiri Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat serta warga.
Letkol Inf Reza Syahputra menjelaskan bahwa semangat tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan TMMD. Sasaran fisik yang dikerjakan meliputi jalan dan talud, rehab masjid, RTLH, gorong-gorong serta pos kamling.
Di luar pembangunan fisik, TMMD juga diisi penyuluhan wawasan kebangsaan dan kesehatan, bakti sosial serta kerja bakti bersama masyarakat.
“Kami datang bukan hanya membawa cangkul dan semen, kami datang membawa semangat kebersamaan. Jalan yang kita bangun hari ini adalah jalan untuk anak cucu kita ke depan. Rumah yang kita rehab adalah bukti negara hadir untuk warganya,” ujarnya.
Menurut Dansatgas, rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan filosofi dasar TMMD yang menempatkan kemanunggalan dan kebersamaan TNI dengan rakyat sebagai bagian dari pelaksanaan program.
