BOALEMO – Semangat gotong royong membuncah di jantung Desa Bualo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Rabu (15/04/2026). Personel Kodim 1316/Boalemo bersama Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 915/Bitu’o terus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah infrastruktur vital yang diharapkan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga antar desa.

Hingga saat ini, progres pembangunan di lapangan menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Pengerjaan jembatan tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Para prajurit tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, namun juga menjadi penggerak yang mendorong partisipasi warga untuk bersama-sama membangun wilayahnya.

Komandan Kodim (Dandim) 1316/Boalemo, Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda memiliki makna yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Pembangunan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami memahami betul betapa sulitnya akses jalan yang mempengaruhi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Oleh karena itu, kami berupaya semaksimal mungkin agar jembatan ini segera dapat difungsikan,” ujar Letkol Czi Yuda Herizal.

Di lokasi pembangunan, suasana kerja sama antara prajurit TNI dan warga terlihat begitu kuat. Mereka bekerja bersama mulai dari pengerjaan pondasi hingga perakitan struktur utama jembatan. Kehadiran personel Yonif Teritorial Pembangunan 915/Bitu’o juga menambah kekuatan di lapangan guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan standar teknis serta target waktu yang telah ditentukan.

Bagi masyarakat Desa Bualo, pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang terhadap keterbatasan akses yang selama ini menjadi kendala dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah, serta konektivitas antar desa dapat terjalin dengan lebih baik.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.(1316).