BONE – Kebutuhan air bersih dan sanitasi bukan perkara kecil bagi warga desa. Dua fasilitas dasar itu kini hadir lebih dekat setelah sejumlah sasaran pembangunan di Kecamatan Sibulue dan Bontocani, Kabupaten Bone, dinyatakan selesai dan mulai dapat dimanfaatkan masyarakat.
Rabu (12/08/2026), penyelesaian pekerjaan tersebut mencakup pembangunan jambanisasi dan sumur bor di dua kecamatan. Di Sibulue, terdapat satu titik jambanisasi dan satu titik sumur bor. Sedangkan di Bontocani, pekerjaan meliputi empat titik jambanisasi serta empat titik sumur bor.
Bagi masyarakat, keberadaan fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari. Jambanisasi diarahkan untuk menunjang sanitasi yang lebih layak, sementara sumur bor menyediakan akses air bersih yang dapat digunakan warga di lokasi sasaran.
Dandim 1407/Bone Letkol Inf. La Ode Muhammad Idrus selaku Dansatgas TMMD ke-129 mengatakan seluruh sasaran jambanisasi dan sumur bor telah dituntaskan. Ia berharap fasilitas yang tersedia tidak berhenti pada selesainya pekerjaan, tetapi terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.
“Alhamdulillah, seluruh sasaran pembangunan jambanisasi dan sumur bor dapat kami tuntaskan. Fasilitas ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dan air bersih,” ujarnya.
Penyelesaian fasilitas tersebut meninggalkan manfaat yang lebih panjang daripada sekadar bangunan fisik. Ketika sanitasi dan air bersih lebih mudah dijangkau, kebutuhan dasar warga memiliki penopang yang lebih layak untuk digunakan dan dirawat bersama.(Red/Ap).
