HULU SUNGAI SELATAN – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mulai berdampak pada ketersediaan air bersih masyarakat. Sejumlah sumber air dan sumur warga mengalami kekeringan, sehingga kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari menjadi semakin sulit diperoleh.

Melihat kondisi tersebut, Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bergerak cepat dengan mengerahkan tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mendistribusikan air bersih secara gratis kepada masyarakat terdampak kekeringan, Rabu (30/9/2026).

Kali ini, bantuan air bersih menyasar warga Desa Pandulangan dan Desa Pakuan Timur, Kecamatan Telaga Langsat. Kedua wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi yang merasakan dampak kemarau panjang, dengan sejumlah sumur warga mulai mengering dan masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air bersih.

Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengatakan, pendistribusian air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AD kepada masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami. TNI AD, khususnya Kodim 1003/HSS, akan terus berupaya hadir di tengah kesulitan masyarakat dan memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Menurutnya, Kodim 1003/HSS akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat selama musim kemarau. Apabila diperlukan, pendistribusian air bersih akan kembali dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Sementara itu, Kepala Desa Pakuan Timur, Taupik, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 1003/HSS atas kepedulian yang diberikan.

“Saya selaku perwakilan warga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan air bersih dari Kodim 1003/HSS. Air bersih ini sangat kami butuhkan saat ini karena sumur-sumur warga sudah mengering. Kehadiran bapak-bapak TNI benar-benar meringankan beban kami,” tuturnya.

Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar pasokan air, tetapi menjadi solusi nyata di tengah kondisi sumber air yang semakin terbatas. Sebagian masyarakat bahkan harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air yang dapat digunakan untuk kebutuhan memasak dan minum.

Proses pendistribusian air bersih juga berlangsung tertib dan lancar berkat sinergi antara personel Kodim 1003/HSS dengan perangkat desa serta masyarakat setempat.

Kodim 1003/HSS mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijak dan efisien sesuai kebutuhan sehari-hari selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga di wilayah binaan.

@pendim1003