SUKOHARJO – Percakapan ringan sering kali mampu membuka hal-hal yang tidak muncul dalam pertemuan formal. Situasi itulah yang terlihat di Desa Parangjoro ketika warga dan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo berhenti sejenak untuk menikmati teh bersama.

Tidak banyak yang diperlukan untuk menciptakan suasana akrab. Pada Sabtu (8/8/2026), secangkir teh dan waktu istirahat cukup menjadi ruang bagi warga serta anggota Satgas untuk saling bertukar cerita di tengah pelaksanaan kegiatan pembangunan desa.

Bagi masyarakat Parangjoro, interaksi tersebut memberi kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang yang selama ini terlibat dalam kegiatan TMMD. Percakapan berlangsung secara natural, mengikuti suasana sekitar dan waktu luang yang tersedia.

Pola komunikasi seperti ini memiliki manfaat tersendiri dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Informasi dan pengalaman dapat disampaikan dengan cara yang lebih sederhana, sementara kedekatan tumbuh melalui pertemuan-pertemuan kecil yang terjadi selama kegiatan berlangsung.

Dari hal yang tampak sepele itu, terbentuk sebuah jembatan sosial. Ketika komunikasi tetap terjaga, pembangunan desa memiliki ruang yang lebih luas untuk dipahami sebagai pekerjaan bersama yang manfaatnya dirasakan masyarakat.(Red/Js).