BANJARBARU – Kodim 1006/Banjar melaksanakan upacara persemayaman dan pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Almarhum Peltu (Purn) Rap’i, NRP 3900258150468, anggota purnawirawan dengan kesatuan terakhir Rindam XXII/Tambun Bungai, Minggu (2/8/2026).
Rangkaian upacara diawali dengan persemayaman di halaman Musholla Raudhatul Jannah, Jalan Merpati, Gang Cendrawasih, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru. Upacara dipimpin Kapten Cba Heru Sukarsun selaku Inspektur Upacara, dihadiri keluarga, kerabat, perwakilan Pepabri Kalimantan Selatan, personel Rindam XXII/TB, serta prajurit Kodim 1006/Banjar dan Denzipur 8/GM.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Almarhum Peltu (Purn) Rap’i yang meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 18.48 WITA karena sakit. Pemerintah dan TNI memberikan penghormatan atas jasa, pengabdian, serta dedikasi almarhum selama menjalankan tugas kepada bangsa dan negara.
Usai upacara persemayaman, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Bahagia Banjarbaru untuk dimakamkan secara militer. Upacara pemakaman dipimpin Kapten Inf Samsul Rizal, S.Sos. sebagai Inspektur Upacara dengan prosesi pembacaan riwayat hidup, apel persada, penurunan jenazah ke liang lahat, penaburan bunga, hingga penghormatan terakhir.
Dalam amanatnya, Kapten Inf Samsul Rizal menegaskan bahwa upacara kebesaran militer merupakan wujud penghargaan negara atas dharma bakti dan pengabdian almarhum kepada TNI, bangsa, dan negara. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Mewakili keluarga, pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 1006/Banjar, seluruh personel Kodim 1006/Banjar, Denzipur 8/GM, serta seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum hingga seluruh rangkaian prosesi berjalan dengan khidmat.
Upacara persemayaman dan pemakaman militer selesai pada pukul 14.10 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pemakaman militer tersebut menjadi simbol penghormatan terakhir negara kepada prajurit yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi selama masa pengabdiannya.(1006).
