BOALEMO – Kabar gembira kembali hadir bagi warga Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito. Target pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter yang menjadi program utama Satgas TMMD ke-128 kini resmi tercapai dan telah rampung dibangun, Jumat (15/05/2026). Perjalanan panjang pembangunan yang digerakkan oleh semangat kebersamaan ini telah mengubah wajah infrastruktur desa secara total, sekaligus menjawab kebutuhan mendesak warga akan akses jalan yang layak dan kokoh.

Keberhasilan menuntaskan pembangunan tepat sesuai target ini bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari sinergi luar biasa antara personel Kodim 1316/Boalemo, Yonif TP 915/Bitu’o, Pemerintah Kabupaten Boalemo, serta warga masyarakat yang bahu-membahu turun langsung ke lokasi. Dukungan peralatan konstruksi modern, seperti mesin pengaduk material konstruksi, turut mempercepat pengerjaan tanpa mengorbankan standar kualitas yang telah ditetapkan. Dengan demikian, setiap sentimeter jalan yang dibangun memiliki kekuatan dan daya tahan maksimal.

Dahulu, jalur ini dikenal sebagai titik kendala utama bagi warga. Saat musim kemarau, jalan dipenuhi debu tebal, sedangkan ketika hujan turun berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan aktivitas masyarakat. Kini, kondisi tersebut tinggal cerita masa lalu. Seluruh permukaan sepanjang 600 meter telah berubah menjadi jalan beton yang rata, padat, dan tertata rapi. Persiapan tanah hingga pemasangan struktur beton dilakukan dengan presisi tinggi guna memastikan jalan mampu menopang beban kendaraan berat dan tahan digunakan dalam jangka panjang.

Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang terus memantau langsung setiap tahapan pekerjaan, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, angka 600 meter bukan sekadar ukuran panjang jalan, melainkan simbol keberhasilan kolaborasi dan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan karena hari ini kami dapat menyampaikan kabar baik bahwa target 600 meter telah berhasil kami tuntaskan sepenuhnya. Ini membuktikan bahwa ketika kita bersatu, pekerjaan berat pun terasa lebih ringan. Kecepatan pengerjaan tetap kami imbangi dengan ketelitian sehingga kualitas jalan ini terjamin kuat dan tahan lama. Tidak ada kompromi terhadap hasil akhir karena fasilitas ini akan dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang sangat panjang,” ujar Letkol Wiratama penuh semangat.

Meski pembangunan fisik telah rampung, Satgas TMMD ke-128 belum berhenti bekerja. Fokus selanjutnya kini beralih pada tahap penyempurnaan dan pengecekan menyeluruh. Tim teknis akan memeriksa setiap bagian permukaan jalan untuk memastikan tidak ada keretakan, struktur beton telah mengeras sempurna, serta seluruh aspek konstruksi memenuhi standar keamanan. Tahap akhir ini dilakukan agar jalan benar-benar siap digunakan secara maksimal dan aman oleh masyarakat.

Kehadiran jalan rabat beton sepanjang 600 meter tersebut membawa angin segar bagi perekonomian desa. Para petani kini tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panen ke pasar dengan biaya tinggi maupun risiko kerusakan barang akibat kondisi jalan yang rusak. Akses yang lebih baik juga memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak menuju sekolah dan warga yang hendak berobat ke fasilitas kesehatan.

“Komitmen kami selanjutnya adalah memastikan seluruh tahap penyempurnaan selesai sebelum 21 Mei mendatang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Jalan ini merupakan hasil kerja keras bersama dan kami memastikan hasil akhirnya benar-benar maksimal. Manfaatnya akan dirasakan langsung bagi kemajuan Desa Hutamonu dan wilayah sekitarnya,” tegas Dansatgas.

Semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas TMMD terus terjaga hingga akhir masa tugas. Dengan selesainya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter ini, Satgas TMMD ke-128 telah menorehkan sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur desa yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat demi kemajuan Kabupaten Boalemo.(1316).