SIMEULUE – Pembakaran lahan untuk membersihkan area dapat berujung pada kebakaran yang meluas apabila api tidak terkendali. Karena itu, Koptu Andika, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, mengingatkan masyarakat agar menghindari pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.
Pesan pencegahan tersebut disampaikan saat ia melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga pada Senin (26/10/2026). Dalam pertemuan itu, Babinsa menekankan bahwa upaya menjaga lingkungan perlu dimulai dari cara masyarakat mengelola dan membersihkan lahan.
Koptu Andika mengajak warga menggunakan cara yang lebih aman dan tidak mengandalkan api untuk membuka lahan. Kondisi lingkungan serta arah angin dapat membuat api yang semula kecil menyebar ke area lain dan sulit dikendalikan.
“ Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbaunya.
Dampak karhutla juga dapat dirasakan masyarakat di luar area yang terbakar. Kerusakan vegetasi dan ekosistem dapat disertai asap yang menurunkan kualitas udara serta berisiko mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.
Melalui komunikasi dengan masyarakat, Babinsa berharap kesadaran untuk mencegah karhutla semakin kuat. Menghindari pembakaran sembarangan menjadi langkah awal yang penting agar kebakaran tidak terjadi dan penanganan darurat dapat dihindari.(0115).
