Simeulue – Sertu David Utomo, Babinsa Koramil 01/Simeulue Timur, Kodim 0115/Sml, Korem 012/Tu, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama pedagang sembako di Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Senin (24/08/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui situasi dan kondisi keamanan di sekitar wilayah sekaligus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok. Dalam kegiatan itu, Babinsa berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk mengetahui perkembangan harga serta kondisi aktivitas jual beli di lingkungan masyarakat.
Menurut Sertu David Utomo, kegiatan monitoring atau pengecekan secara langsung merupakan salah satu bentuk kepedulian dan peran personel TNI AD dalam mengayomi masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah binaan.
“Dengan turun ke pasar tersebut, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat berbelanja di pasar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara drastis apabila terjadi gejolak atau lonjakan harga. Menurutnya, meskipun terdapat beberapa bahan sembako yang mengalami kenaikan, kondisi tersebut masih dalam tahapan normal.
“Di dalam berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tradisional maupun kios, kami menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga. Meski ada beberapa bahan sembako yang naik, itu masih dalam tahapan normal,” imbuhnya.
Sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, beras, serta bahan kebutuhan lainnya menjadi bagian yang turut diperhatikan dalam kegiatan monitoring tersebut. Selain memantau perkembangan harga, Babinsa juga menyerap aspirasi masyarakat mengenai kondisi kebutuhan pokok dan aktivitas perdagangan di wilayah.
Kegiatan Komsos tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat sekaligus membantu menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif. Interaksi langsung dengan pedagang dan pembeli juga menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam mengetahui perkembangan situasi wilayah secara lebih dekat.
“Monitoring di pasar juga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama terkait harga-harga bahan pokok,” pungkasnya.(0115).
