BONE – Tidak semua pekerjaan menghasilkan perubahan yang langsung terlihat. Penanaman bibit alpukat di Dusun Batulappa menjadi salah satu contohnya. Bibit yang baru ditempatkan di tanah membutuhkan waktu, perawatan, dan kondisi lingkungan yang mendukung sebelum tumbuh menjadi tanaman yang memberi manfaat.

Lanjutan penghijauan tersebut dilaksanakan di Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, melalui sasaran nonfisik TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone. Masyarakat bersama personel Satgas menanam bibit alpukat pada sejumlah lokasi yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Dari sisi lingkungan, kegiatan itu diarahkan untuk menjaga kelestarian kawasan pelaksanaan TMMD. Di sisi lain, keberadaan tanaman alpukat juga dikaitkan dengan upaya mendukung ketahanan pangan, sehingga penghijauan memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menambah tanaman.

Pada Sabtu (8/8/2026), penanaman kembali dilakukan dengan memperhatikan titik-titik yang telah disiapkan agar bibit dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari proses tersebut karena keberlanjutan tanaman pada akhirnya membutuhkan perhatian setelah kegiatan penanaman selesai.

Pekerjaan seperti ini mengajarkan bahwa hasil pembangunan tidak selalu hadir dalam bentuk bangunan. Ada pula manfaat yang tumbuh perlahan dari tanah dan baru dapat dirasakan setelah waktu berjalan. Bibit alpukat yang ditanam di Batulappa menjadi bagian dari harapan tersebut.(Red/Wr).