SUKOHARJO – Suara mesin molen menjadi penanda bahwa pekerjaan belum berhenti meski waktu pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 tinggal menyisakan hitungan hari. Di lokasi pembangunan talud Desa Parangjoro, adukan semen terus diproduksi untuk mendukung penyelesaian konstruksi yang menjadi salah satu sasaran fisik.

Pekerjaan berlangsung dengan pembagian aktivitas yang sederhana namun terukur. Adukan semen disiapkan, material diangkut menuju titik pengerjaan, kemudian batu pondasi ditata untuk membentuk struktur talud. Pola kerja tersebut membuat proses pembangunan dapat terus berjalan meskipun berada di bawah cuaca panas.

Seorang anggota Satgas mengatakan percepatan pekerjaan bukan semata-mata karena penutupan TMMD semakin dekat. “Kebut-kebutan ini bukan karena dikejar waktu saja, tapi karena kami ingin memberikan hasil terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Pada Rabu (12/8/2026), pengerjaan masih diarahkan agar sasaran fisik dapat dituntaskan sesuai target. Ketelitian tetap menjadi bagian penting karena talud harus memiliki struktur yang kokoh, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan.

Kecepatan dan ketepatan akhirnya harus berjalan beriringan. Hasil pekerjaan yang baik akan menentukan seberapa lama infrastruktur tersebut mampu memberikan manfaat bagi warga yang menggunakan jalan desa.(Red/Ap).