KUTAI TIMUR – Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan menjadi fokus kegiatan koordinasi dan persiapan sosialisasi edukasi keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bersama masyarakat adat Kutai di Rumah Adat Kutai, Jalan Ring Road RT 066, Desa Sangatta Utara, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, TNI-Polri, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat literasi keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pemangku Adat Kutai Kabupaten Kutai Timur, H. Kasmo Pital, serta Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara, Yulianta, S.T., M.T.I., beserta anggota. Sejumlah pejabat pemerintah desa, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, Bhabinkamtibmas Aipda Yan Sampe, dan Babinsa Sangatta Utara Sertu S. S. Bintang juga mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta lainnya berasal dari organisasi Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), Barisan Inti Dayak Asli Kalimantan (BIDAK), anggota PKK, para kepala dusun, serta ketua RT 01 hingga RT 66. Secara keseluruhan, kegiatan diikuti sekitar 100 orang.

Rangkaian acara mencakup sambutan, penyerahan cinderamata, pengenalan booth edukasi OJK, serta penyampaian materi edukasi dari OJK dan BPR Kutai Timur. Sesi tanya jawab turut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai layanan keuangan.

Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin cermat dalam memilih produk dan layanan keuangan, memahami manfaat serta risikonya, dan lebih waspada terhadap praktik keuangan yang berpotensi merugikan konsumen.

Keterlibatan pemerintah desa, aparat kewilayahan, tokoh adat, dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan edukasi. Sinergi tersebut diharapkan membantu membangun masyarakat yang lebih memahami pengelolaan keuangan serta mampu memanfaatkan layanan jasa keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.(0909).