ACEH SELATAN – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus digelorakan jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan. Menyambut HUT ke-81 TNI, personel TNI di sejumlah wilayah turun langsung bersama masyarakat, siswa, dan para santri untuk membersihkan lingkungan dari sampah.

Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Kali ini, kegiatan dilaksanakan oleh Koramil 01/Labuhanhaji Barat di Pondok Pesantren Darussalam, dengan sasaran pembersihan lingkungan sekitar asrama putra. Para personel TNI bersama masyarakat dan anak-anak pesantren bergotong royong mengumpulkan sampah serta merapikan lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

Sementara itu, Koramil 14/Pasie Raja melaksanakan aksi serupa dengan sasaran kawasan pinggir pantai serta lingkungan Masjid Desa Ujung Batu.

Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat dan para siswa sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan kawasan pesisir.

Pasiter Kodim 0107/Aceh Selatan, Lettu Inf Halipan Sahputra, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, generasi muda, para siswa, dan santri untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sampah bukan hanya persoalan pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa dan personel Koramil di tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong budaya hidup bersih serta kepedulian terhadap lingkungan di masing-masing wilayah.

“Semangat HUT ke-81 TNI kita maknai dengan hadir dan berbuat untuk masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan, karena dampaknya dapat dirasakan bersama,” tambahnya.

Aksi tersebut juga menjadi pengingat bahwa lingkungan yang bersih tidak dapat tercipta hanya melalui kegiatan sesaat. Diperlukan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan, mulai dari lingkungan pesantren, tempat ibadah, permukiman, hingga kawasan pesisir.(Pr012).