TAPIN — Semangat gotong royong antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat kembali berbuah manis di Kabupaten Tapin. Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang berlokasi di Desa Salam Babaris, RT 11/RW 04, Kecamatan Salam Babaris, kini telah menunjukkan progres signifikan dan resmi menembus angka 58 persen pada Jumat (30/10).

Pembangunan infrastruktur kerakyatan ini menjadi salah satu fokus penting di wilayah teritorial Kodim 1010/Tapin guna membuka aksesibilitas dan mobilitas warga antarwilayah.

Berdasarkan laporan terbaru dari lapangan, pengerjaan konstruksi saat ini difokuskan pada tahap krusial, yaitu penyambungan atau peralihan dari pembuatan gelagar pendek menuju gelagar panjang. Dengan bentang jembatan mencapai panjang 10 meter dan lebar 2,5 meter, struktur ini dirancang untuk memperlancar arus transportasi darat warga desa.

Pasiter Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf Ariadi, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari solidnya kerja sama dan sinergi antara personel TNI di lapangan dengan warga setempat.

“Hingga hari ini, progres pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII telah mencapai 58 persen. Para personel bersama masyarakat saat ini tengah fokus melanjutkan pemasangan dan penguatan dari gelagar pendek ke gelagar panjang,” ujar Kapten Inf Ariadi.

Ia juga mengapresiasi tinggi antusiasme warga Desa Salam Babaris yang bahu-membahu bersama aparat kewilayahan dalam merampungkan proyek vital ini. Tercatat, sebanyak 20 orang personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan warga setempat terjun langsung setiap harinya demi mempercepat penyelesaian jembatan.

Kehadiran Jembatan Garuda Tahap VII ini dinilai sangat strategis bagi masyarakat Kecamatan Salam Babaris. Selama ini,akses penghubung yang memadai menjadi kunci utama dalam mendongkrak aktivitas perekonomian, pendidikan, serta sosial warga desa.(1010).