HULU SUNGAI SELATAN – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) mengerahkan alat berat jenis excavator guna mempercepat target perbaikan dan peningkatan mutu jalan sepanjang 1.000 meter yang menjadi sasaran fisik utama program TMMD.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS, pada Kamis, 30 April 2026. Jalan yang dikerjakan merupakan akses penghubung antara Desa Pantai Ulin dengan Desa Ulin.

Melalui Perwira Seksi Teritorial Kodim 1003/HSS, Kapten Inf. Yus Kristali, Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Inf. Ading Priyotantoko, menjelaskan bahwa pengerahan excavator merupakan strategi Satgas untuk memastikan seluruh sasaran fisik rampung sesuai jadwal sebelum penutupan program TMMD.

“Penggunaan excavator secara signifikan mempercepat perbaikan dan peningkatan mutu jalan di lokasi yang sulit atau menantang. Terutama area persawahan yang selama ini sulit dilalui kendaraan roda empat saat membawa material,” terang Kapten Yus Kristali.

Menurutnya, kondisi geografis berupa lahan persawahan dan struktur tanah yang labil menjadi tantangan tersendiri dalam mobilisasi material dan alat. Dengan dukungan alat berat, proses pembukaan badan jalan, pemerataan, dan penyiapan landasan untuk pengecoran dapat dilakukan lebih efisien.

Saat ini, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus mengejar target pengecoran jalan. Sinergi dan semangat gotong royong menjadi kunci utama di lapangan.

“Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan cepat rampung. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambah Kapten Inf. Yus Kristali.

Terlihat di lokasi, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu mengangkat material, meratakan cor, dan memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga meski dikejar target waktu.

Perbaikan dan peningkatan mutu jalan sepanjang 1.000 meter ini diharapkan membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Akses yang sebelumnya sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan, akan berubah menjadi jalan yang layak dan kokoh.

“Harapannya, jalan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan petani dalam mobilitas menuju area persawahan untuk membawa hasil panen. Selain itu, anak-anak pelajar juga akan lebih mudah menuju ke sekolah,” jelas Kapten Yus.

Jalan tersebut menjadi urat nadi perekonomian warga karena menghubungkan sentra pertanian dengan pemukiman dan jalan kabupaten. Setelah diperbaiki, distribusi hasil bumi diprediksi menjadi lebih lancar, sehingga dapat menekan biaya angkut dan meningkatkan pendapatan petani.

Program TMMD ke-128 menjadi bukti komitmen Kodim 1003/HSS untuk hadir di tengah masyarakat sebagai representasi negara. Program ini sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam percepatan pemerataan pembangunan.

“Melalui TMMD Ke-128 ini, Kodim 1003/HSS berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat mewakili negara dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam percepatan pemerataan pembangunan di wilayah terpencil hingga terwujud kesejahteraan masyarakat yang hakiki,” tutup Kapten Inf. Yus.

@pendim1003