TAPIN – Dengan bekerja bersama dan saling bahu-membahu, pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi warga tersebut kini telah mencapai progres 90 persen.

Terlihat Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus dilakukan dalam pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Desa Salam Babaris, Kecamatan Salam Babaris, Kamis (5/11).

Jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 2,5 meter itu kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Meski sebagian besar konstruksi telah rampung, personel TNI bersama masyarakat tetap bersemangat menyelesaikan setiap bagian pekerjaan agar jembatan dapat segera digunakan.

Kebersamaan di lapangan menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan. Tidak hanya mengandalkan tenaga personel TNI, keterlibatan warga melalui semangat gotong royong turut memberikan dorongan dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas penghubung tersebut.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap finishing, meliputi pelapisan plamir pada dinding sayap jembatan serta pengecatan pagar besi. Tahapan ini dilakukan untuk memperindah tampilan sekaligus memberikan perlindungan pada bagian jembatan agar lebih awet.

Pasiter Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf Ariadi, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus dijaga hingga seluruh pekerjaan selesai.

“Pengerjaan terus kami kebut bersama masyarakat. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan tersendiri agar pembangunan segera rampung dan jembatan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, Jembatan Garuda ini menjadi gambaran nyata kebersamaan TNI dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan di wilayah pedesaan.

“Semangat kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan pun diharapkan tidak berhenti setelah jembatan selesai, tetapi terus terpelihara dalam upaya membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”pungkasnya.(1010).