BONE – Sebuah jembatan tidak berhenti memiliki nilai ketika pekerjaan pembangunannya selesai. Kondisinya perlu terus diperhatikan agar tetap menjadi penghubung yang layak digunakan. Prinsip itu terlihat dari pengecatan jembatan gantung antara Dusun Pattuku dan Dusun Lemo, Desa Pattuku, Bone.

Di bawah pimpinan Kapten Inf. Eko S, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone mengerjakan pengecatan jembatan tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 di Kecamatan Bontocani.

Pekerjaan tidak diarahkan sekadar untuk mengubah warna jembatan. Pengecatan juga dilakukan sebagai langkah perawatan agar kondisi fasilitas tetap terjaga. Dengan demikian, bagian dari infrastruktur penghubung antar-dusun itu mendapat perhatian pada sisi penampilan sekaligus pemeliharaannya.

Minggu (9/8/2026), pekerjaan pengecatan masih menjadi salah satu kegiatan yang dikerjakan di lokasi. Proses tersebut menunjukkan bahwa pemeliharaan fasilitas dapat dilakukan melalui pekerjaan yang terukur dan sesuai kebutuhan lapangan.

Bagi masyarakat yang berada di sekitar Pattuku dan Lemo, keberadaan jembatan tetap memiliki arti sebagai penghubung wilayah. Perawatan yang dilakukan diharapkan membantu mempertahankan fungsi fasilitas tersebut untuk penggunaan dalam jangka panjang.(Red/Cn).