BARITO KUALA – Kamar mandi yang lebih layak mulai terlihat nyata di RT 10 Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Bangunan MCK Sasaran 2 yang dikerjakan melalui TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala kini memasuki tahap akhir, dengan pekerjaan finishing berupa pengecatan telah mencapai 70 persen pada Minggu (9/8/2026).
Perubahan itu bukan sekadar soal bangunan yang berdiri lebih kokoh. Kehadiran MCK yang dilengkapi lantai keramik, kloset, dinding bata ringan dan atap seng memberi arti langsung bagi kebutuhan sanitasi warga. Fasilitas tersebut disiapkan agar aktivitas sehari-hari dapat berlangsung lebih nyaman dan lingkungan tempat tinggal tetap terjaga.
Pelda Rahmadi, anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, mengatakan pekerjaan di lapangan saat ini diarahkan pada penyelesaian bagian akhir. “Sekarang kami fokus pada pemasangan keramik dan pengecatan. Pemasangan keramik sudah selesai, tinggal menyelesaikan pengecatan agar seluruh bagian bangunan benar-benar rapi,” ujarnya.
Dari catatan pekerjaan, hampir seluruh bagian utama telah rampung. Pembuatan lubang sunduk, pondasi galam atau cerucuk, septi tank, lantai ulin, tiang dan gelagar, dinding bata ringan hingga plesteran bagian dalam dan luar seluruhnya mencapai 100 persen. Kerangka atap, pemasangan seng, kloset serta keramik juga telah tuntas.
Tahapan pembangunan yang tersisa kini relatif kecil dibandingkan pekerjaan sebelumnya. Finishing menjadi penentu terakhir sebelum MCK tersebut benar-benar siap digunakan. Pengerjaan yang berjalan bertahap juga memperlihatkan bagaimana kebutuhan dasar di lingkungan permukiman dapat dibangun melalui kerja bersama dengan memperhatikan kondisi lapangan Desa Tamban Bangun.
Bagi warga, selesainya fasilitas sanitasi ini akan meninggalkan manfaat yang jauh lebih panjang daripada masa pelaksanaan TMMD Ke-129. Bangunan sederhana tersebut menjadi bagian dari perubahan kualitas lingkungan, sekaligus menambah fasilitas yang dapat digunakan dan dirawat masyarakat setelah kegiatan pembangunan berakhir.(1005).
