BARITO KUALA – Tidak semua pelajaran tentang kemandirian harus berlangsung di dalam kelas. Di halaman SD Negeri Tamban Bangun, sejumlah siswa justru menemukan cara berbeda untuk melatih keberanian mereka melalui gerakan yang sederhana: berdiri tegap, melangkah dan mengikuti aba-aba secara bersama-sama.

Pada Senin (10/8/2026), informasi kegiatan yang berlangsung dua hari sebelumnya itu diterima. Serda Sugeng, salah satu anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, memberikan materi PBB kepada siswa di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, pada Sabtu (8/8/2026).

Latihan tersebut ditempatkan sebagai salah satu sasaran nonfisik TMMD. Nilainya tidak berhenti pada kemampuan siswa melakukan gerakan baris-berbaris, tetapi diarahkan untuk membangun kebiasaan disiplin, kemandirian serta keberanian ketika berada di tengah lingkungan sosial.

Serda Sugeng menjelaskan, latihan diberikan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan siswa. Kekompakan menjadi bagian penting karena setiap gerakan membutuhkan perhatian terhadap aba-aba dan gerakan teman di dalam barisan.

Marissa, salah satu peserta, mengaku senang mengikuti materi tersebut. Baginya, kegiatan PBB memberikan pengalaman baru karena dilakukan bersama teman-teman dan membuat suasana belajar terasa berbeda dari kegiatan sekolah biasanya.

Dari halaman sekolah, pesan yang dibawa cukup sederhana: keberanian tidak selalu tumbuh dari hal besar. Kadang, ia bermula ketika seorang anak berani mengambil posisi di barisan, mendengarkan instruksi, lalu bergerak bersama tanpa merasa ragu.(1005).