SUKOHARJO – Bagi Priyono, warga Desa Parangjoro, ada perbedaan ketika seorang pemimpin datang ke lokasi pekerjaan lalu ikut memegang material. Ia melihat tindakan itu sebagai pesan sederhana bahwa pekerjaan desa bukan hanya urusan mereka yang berada di lapangan setiap hari.
Pemandangan tersebut terlihat ketika Danramil 09/Grogol mendatangi lokasi TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Di tengah aktivitas weremisasi, pengadukan semen, pembersihan jalan dan pembangunan talut, Danramil menyapa pekerja satu per satu. Ia juga ikut mengangkat material setelah memberikan arahan kepada anggota Satgas dan warga. Kegiatan itu berlangsung pada Minggu (9/8/2026).
“Kami bangga. Bapak Danramil tidak hanya memerintah, tapi ikut kerja dan menyemangati. Ini membuat kami warga jadi tidak malu untuk ikut bergotong royong,” kata Priyono.
Dampak dari kehadiran tersebut terasa pada sisi yang tidak selalu terlihat dari hasil pembangunan. Warga mendapatkan dorongan moral untuk tetap mengambil bagian, sementara pekerja merasa mendapat perhatian langsung dari pimpinan. Suhardi, anggota Satgas, juga mengaku kunjungan Danramil membuat tenaganya kembali terangkat ketika sedang menyelesaikan pemasangan keramik pada salah satu RTLH.
TMMD di Parangjoro pada akhirnya tidak hanya meninggalkan pekerjaan fisik yang ditargetkan selesai. Cara orang-orang terlibat di dalamnya juga menjadi bagian penting dari hasil kegiatan. Ketika warga merasa memiliki ruang untuk ikut bekerja, fasilitas yang dibangun berpeluang lebih kuat menjadi bagian dari kehidupan desa setelah seluruh pekerjaan berakhir.(Red/Cn).
