SIMEULUE – Pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran dan mengancam lingkungan sekitar. Untuk mencegah risiko tersebut, Sertu Yatno, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, mengingatkan warga Desa Kuala Bhakti, Kecamatan Teluk Dalam, agar tidak membakar hutan maupun lahan secara sembarangan.

Imbauan itu disampaikan saat Babinsa melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan pada Minggu (01/11/2026). Dalam pertemuan tersebut, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian, terutama terkait kebiasaan menggunakan api untuk membuka atau membersihkan lahan.

Sertu Yatno mengajak masyarakat memilih cara yang lebih aman dalam mengelola lahan. Api yang awalnya digunakan untuk membersihkan area dapat menyebar apabila kondisi lingkungan dan arah angin tidak diperhitungkan.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Babinsa.

Ia juga mengingatkan bahwa karhutla dapat merusak vegetasi dan ekosistem serta mengganggu aktivitas warga. Asap kebakaran berpotensi menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat.

Melalui Komsos tersebut, Sertu Yatno berharap warga semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Pencegahan sejak awal, termasuk menghindari pembakaran lahan secara sembarangan, menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko karhutla di wilayah Teluk Dalam.(0115).