ACEH BARAT – Luapan air dari Krueng Woyla dan Krueng Meureubo mulai menggenangi sejumlah kawasan permukiman di Kabupaten Aceh Barat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam, Minggu (01/11/2026). Menyikapi kondisi itu, Kodim 0105/Aceh Barat meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah yang berpotensi terdampak banjir.

Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., memerintahkan seluruh Babinsa untuk memonitor perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing, terutama desa-desa yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) dan dikenal rawan banjir.

Laporan dari Babinsa menyebutkan, air mulai memasuki sejumlah permukiman dengan ketinggian yang bervariasi. Meski demikian, aktivitas warga masih berjalan normal dan hingga laporan terakhir belum ada masyarakat yang mengungsi.

Di lapangan, Babinsa turut memantau debit air, menyampaikan imbauan kewaspadaan, serta membantu warga mengamankan barang berharga, perkakas, dan perabotan rumah tangga. Langkah antisipasi juga diarahkan pada pengamanan kendaraan dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi jika diperlukan.

Dandim menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Seluruh Babinsa diminta tetap siaga dan mengikuti perkembangan kondisi di wilayah masing-masing.

“Kami perintahkan seluruh Babinsa untuk standby di wilayah binaan dan terus memantau perkembangan debit air. Masyarakat juga harus diimbau agar tetap waspada, karena curah hujan masih berpotensi terjadi dan air bah bisa saja datang secara tiba-tiba dari hulu. Babinsa harus sigap membantu warga mengamankan barang-barang berharga serta memindahkan kendaraan ke dataran yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi,” tegas Dandim.

Kodim 0105/Aceh Barat juga terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait serta aparatur desa untuk memantau situasi dan menentukan langkah penanganan apabila kondisi memburuk.

“Kita tidak boleh menunggu sampai keadaan menjadi darurat. Deteksi dini, kesiapsiagaan dan tindakan cepat harus dikedepankan. Saya minta Babinsa terus menjalin komunikasi dengan perangkat desa dan unsur terkait agar setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Dandim.

Babinsa akan tetap bersiaga, khususnya di desa-desa yang rawan banjir, serta siap memberikan bantuan apabila ada warga yang membutuhkan. Hingga perkembangan terakhir, kondisi banjir masih terkendali dan belum ada laporan warga mengungsi. Masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari aktivitas berisiko di sekitar sungai, serta segera melaporkan peningkatan debit air kepada Babinsa atau aparatur desa.(0105).