SUKOHARJO – Sebelumnya, hujan selalu membawa kekhawatiran bagi keluarga Mardiono. Air menetes dari atap, lantai tanah berubah licin, dan dinding yang lapuk membuat rumah terasa semakin tidak nyaman. Kini keadaan itu perlahan berubah.

Melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, rumah Mardiono dipilih sebagai sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni setelah melalui proses seleksi pemerintah desa. Pekerjaan renovasi masih berlangsung dengan fokus pada pembenahan bagian lantai dan atap agar bangunan lebih aman ditempati.

Mardiono mengaku bersyukur melihat prajurit TNI dan warga bekerja tanpa mengenal lelah. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan memberikan semangat baru bagi keluarganya sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Pelaksanaan TMMD pada Jumat (31/7/2026) juga menghadirkan kegiatan penyuluhan kesehatan, bakti sosial, serta wawasan kebangsaan yang menambah manfaat bagi masyarakat Desa Parangjoro. Warga merasakan perubahan tidak hanya pada bangunan, tetapi juga pada kehidupan sosial di lingkungan mereka.

Bagi Mardiono, rumah yang sedang diperbaiki menjadi simbol perhatian terhadap masyarakat kecil. Ia berharap nilai gotong royong yang tumbuh selama TMMD tetap terjaga meski seluruh pekerjaan nantinya telah selesai.(Red/Js).