ACEH JAYA – Suara garang mesin excavator memecah keheningan perbukitan Desa Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya, Sabtu (1/8/2026). Irama alat berat yang terus bekerja menjadi penanda bahwa jalur sepanjang 4,2 kilometer dengan lebar 4 meter kini memasuki tahapan penting. Tanah timbunan mulai diratakan agar membentuk badan jalan yang kokoh dan siap menerima pekerjaan berikutnya.
Di lokasi utama TMMD Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya, excavator bergerak perlahan menyisir hamparan timbunan. Setiap lintasan bucket mengikis bagian yang masih tinggi, lalu merapikannya hingga permukaan jalan memiliki elevasi yang seragam. Tahapan ini menjadi kunci agar kepadatan tanah nantinya memenuhi kebutuhan konstruksi jalan.
Bagi masyarakat Sarah Raya, perubahan itu tidak hanya terlihat dari bertambah lebarnya badan jalan, tetapi juga dari harapan yang semakin nyata. Jalur yang sebelumnya menyulitkan mobilitas perlahan berubah menjadi akses yang lebih layak, membuka peluang perjalanan warga menjadi lebih cepat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi desa.
Kesibukan alat berat di lapangan juga memperlihatkan bahwa pembangunan tidak berhenti pada pemindahan tanah semata. Setiap proses dikerjakan secara bertahap dan terukur agar hasil akhirnya mampu memberi manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai penghubung antarkawasan.
Ketika suara excavator akhirnya berhenti setiap penghujung pekerjaan, yang tertinggal bukan hanya hamparan badan jalan yang semakin rapi. Ada optimisme baru yang tumbuh di Desa Sarah Raya, tempat pembangunan terus bergerak selangkah demi selangkah menuju akses yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kehidupan masyarakat di masa mendatang.(Red).
