BONE – Di lereng-lereng Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, bunyi mesin excavator menjadi penanda dimulainya perubahan yang selama ini dinantikan warga. Kontur perbukitan yang sebelumnya menyulitkan pekerjaan kini perlahan dibentuk menjadi jalur yang lebih siap dilalui, membuka harapan atas akses yang lebih baik di kawasan tersebut.
Pekerjaan itu berlangsung pada Kamis (6/8/2026) sebagai bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone. Excavator difungsikan untuk mengeruk tanah, meratakan permukaan, sekaligus membentuk badan jalan sesuai desain konstruksi sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih efektif di medan yang tidak mudah.
Penggunaan alat berat menjadi pilihan yang mampu menjawab tantangan lapangan. Kondisi tanah berbukit membutuhkan penanganan khusus yang sulit dicapai apabila seluruh proses hanya mengandalkan pekerjaan manual. Kehadiran excavator membuat pembentukan jalur berlangsung lebih terukur tanpa mengurangi kualitas pekerjaan yang sedang dikerjakan.
Perkembangan pekerjaan tersebut membawa dampak langsung terhadap percepatan pembangunan akses jalan yang akan menghubungkan aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari dari dan menuju desa.
Ketika pekerjaan ini rampung, jalan yang kini masih berupa lintasan alat berat akan berubah menjadi jalur yang dimanfaatkan masyarakat dalam waktu panjang. Dari medan yang dahulu menjadi hambatan, Desa Pattuku perlahan menyiapkan ruang tumbuh baru melalui akses yang lebih aman, lebih mudah dijangkau, dan lebih mendukung aktivitas warganya.(Red/Ap).
