SUKOHARJO – Sebelum matahari meninggi, gerobak dorong sudah hilir mudik di ruas jalan Dukuh Parangjoro, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Bukan membawa hasil panen, melainkan material urug yang perlahan menutup permukaan jalan agar lebih kokoh dilalui masyarakat. Pemandangan itu memperlihatkan kebersamaan warga, personel TNI, dan anggota Polri yang bekerja tanpa sekat.
Material berupa batu, pasir, sirtu, dan tanah diratakan secara bertahap menggunakan cangkul serta sekop. Setiap orang mengambil peran sesuai kemampuannya sehingga pekerjaan berlangsung lebih cepat. Hingga Selasa (28/7/2026), capaian beremisasi jalan telah menyentuh sekitar 75 persen.
Perubahan tersebut disambut antusias masyarakat. Tokoh masyarakat Dukuh Parangjoro, Ngatimin, mengaku kondisi jalan sebelumnya sering menyulitkan pengguna kendaraan ketika musim hujan tiba. Setelah dilakukan pembenahan, warga optimistis mobilitas menuju lahan pertanian maupun permukiman akan semakin lancar.
Kepala Desa Parangjoro menyampaikan bahwa hasil pekerjaan saat ini akan dijaga bersama oleh masyarakat. Pemerintah desa juga telah menyiapkan langkah lanjutan dengan mengusulkan rabat beton agar kualitas jalan semakin baik dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Kolaborasi Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, Polri, dan masyarakat memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga memperkuat kepedulian bersama terhadap fasilitas yang menjadi kebutuhan sehari-hari.(Red/Ap).
