HULU SUNGAI SELATAN – Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) mengajak putra putra terbaik daerah, khususnya pemuda dari suku Dayak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat (AD) Tahun Anggaran 2027.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui pengarahan dan pendampingan administrasi kepada puluhan calon peserta yang telah mendaftarkan diri. Kegiatan berlangsung di Aula Manunggal Kodim 1003/HSS, Selasa (13/10/2026), sebagai langkah awal membantu para calon prajurit mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi.

Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko melalui Pasi Pers Kodim 1003/HSS Kapten Inf Abdi Brawijaya menyampaikan bahwa tersedia jalur penerimaan khusus bagi calon Bintara dan Tamtama dari suku Dayak.

Kesempatan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pemuda daerah untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD.

Ia mengimbau para calon peserta agar segera mempersiapkan diri, baik dari sisi administrasi, kesehatan, fisik maupun persyaratan lainnya sesuai ketentuan jalur penerimaan yang dipilih.

“Untuk Tamtama dan Caba khusus Dayak yang diterima tidak terbatas, yang penting memenuhi syarat,” ujar Kapten Inf Abdi Brawijaya.

Terkait calon peserta yang memiliki tato adat, ia menjelaskan bahwa diperlukan surat keterangan dari ketua atau Dewan Adat yang menerangkan bahwa tato tersebut merupakan bagian dari tradisi adat. Tato juga disyaratkan berada pada bagian tubuh yang tidak terlihat saat mengenakan pakaian dinas. Adapun ketentuan lebih lanjut mengenai ukuran tato perlu dikonfirmasi kepada panitia penerimaan sesuai aturan yang berlaku.

Kodim 1003/HSS juga membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun pendampingan selama proses pendaftaran. Calon peserta dapat mendatangi Babinsa, Koramil setempat, atau Makodim 1003/HSS untuk memperoleh arahan mengenai tahapan dan persyaratan rekrutmen.

Para calon prajurit diingatkan untuk mencermati persyaratan administrasi, usia, pendidikan, tinggi badan, kesehatan, serta ketentuan lainnya berdasarkan jalur penerimaan yang diikuti. Informasi persyaratan terbaru hendaknya mengacu pada pengumuman resmi panitia penerimaan TNI AD.

Selain itu, Kodim 1003/HSS menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

Melalui sosialisasi dan pendampingan tersebut, Kodim 1003/HSS berharap semakin banyak pemuda Dayak dan generasi muda Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi serta mempersiapkan diri menjadi prajurit TNI AD yang profesional, tangguh, dan berintegritas.

@pendim1003