SUKOHARJO – Pijaran semangat terlihat dari wajah Mardiono ketika lantai rumahnya mulai tertutup keramik baru. Rumah sederhana di Dukuh Jebagan RT 02/RW 09, Desa Parangjoro, yang selama bertahun-tahun masih berlantai tanah dan semen kasar, kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman untuk keluarganya.

Pemasangan keramik menjadi bagian dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikerjakan bersama warga dan prajurit dalam program TMMD Reguler ke-129. Setiap keping keramik dipasang dengan teliti agar menghasilkan lantai yang kuat sekaligus rapi.

Kamis (30/7/2026), suasana gotong royong memenuhi rumah Mardiono. Sertu Yusman bersama tukang dan masyarakat menyelesaikan pemasangan mulai dari proses pengeleman hingga pengisian nat sehingga kualitas pekerjaan tetap terjaga.

Rasa syukur tidak dapat disembunyikan oleh Mardiono. Keinginannya memiliki lantai keramik yang selama ini tertunda akibat keterbatasan ekonomi akhirnya terwujud. Rumah yang dulu mudah berdebu saat kemarau dan becek ketika hujan kini berubah menjadi lebih bersih.

Danramil 09/Grogol Kapten Arh Budi Sarwoko menjelaskan rehabilitasi rumah menjadi salah satu langkah menghadirkan hunian yang lebih sehat bagi masyarakat. Hingga saat ini progres pembangunan rumah Mardiono telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD Reguler ke-129.(Red/Ns).