BONE – Jejak pembangunan di Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, kini semakin mudah dikenali. Bagian demi bagian jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Pattuku dengan Dusun Lemo terus terbentuk, dan pemasangan alas dari besi plat menjadi tahapan yang memberi gambaran nyata bahwa akses penghubung tersebut segera dapat dimanfaatkan warga.
Pada Jumat (31/7/2026), personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone bekerja berdampingan dengan masyarakat memasang lembaran besi plat sebagai alas lintasan jembatan. Tahap ini menjadi salah satu pekerjaan penting karena akan menjadi pijakan utama bagi warga saat melintas.
Selama bertahun-tahun, mobilitas masyarakat di dua dusun tersebut bergantung pada kondisi alam yang tidak selalu bersahabat. Kehadiran jembatan perlahan mengubah harapan itu menjadi kenyataan. Warga yang ikut bergotong royong mengaku semakin bersemangat karena hasil pekerjaan sudah tampak jelas dari hari ke hari.
Setiap lembar besi yang terpasang bukan hanya memperkuat konstruksi, tetapi juga menghadirkan keyakinan bahwa aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat akan berlangsung lebih lancar ketika jembatan selesai dimanfaatkan.
Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat pada pembangunan jembatan gantung di Desa Pattuku menjadi gambaran bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih cepat ketika seluruh unsur saling mengambil peran.(Red/Ns).
