SUKOHARJO – Bangunan yang kokoh tidak hanya dinilai dari kuatnya dinding, tetapi juga dari manfaat yang akan lahir setelah pintunya terbuka untuk masyarakat. Gambaran itulah yang mulai terlihat dari pembangunan Masjid Al Mubaroq di Desa Parangjoro.
Penyelesaian plesteran menjadi pekerjaan utama pada tahapan saat ini. Anggota TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga saling berbagi peran agar setiap sisi bangunan terselesaikan dengan rapi. Dinding dibasahi sebelum diplester, perancah dijaga tetap stabil, sedangkan bagian bawah bangunan terus dirapikan sebagai persiapan tahap akhir.
Masjid tersebut telah memiliki rangka atap baja ringan lengkap dengan penutup genteng sehingga pekerjaan kini mengarah pada penyempurnaan tampilan bangunan. Karakter arsitektur dengan lengkungan di bagian depan mulai memberikan identitas tersendiri.
Keberadaan masjid ini diyakini akan memperluas fungsi sosial masyarakat. Aktivitas keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan berpeluang berkembang karena tersedia tempat yang lebih representatif.
Rilis yang diterbitkan Senin (3/8/2026) ini menunjukkan bahwa TMMD tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik. Nilai kebersamaan yang tumbuh selama proses pengerjaan menjadi modal penting bagi masyarakat untuk terus merawat dan memanfaatkan Masjid Al Mubaroq dalam jangka panjang.(Red/Ap).
