MERAUKE – Hamparan sawah di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, menjadi saksi komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia dari kawasan timur. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau Program Strategis Nasional (PSN), Minggu (5/7/2026), yang ditandai dengan penanaman padi perdana di KM 21 serta peletakan batu pertama pembangunan Yonif TP 861/MK di KM 32.

Menteri Pertahanan Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. menegaskan bahwa pembangunan batalyon bukan hanya menghadirkan infrastruktur pertahanan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan Papua Selatan. “Pembangunan ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus mendorong kemajuan pembangunan daerah. Kehadiran Yonif TP 861/MK diharapkan mampu memperkuat postur pertahanan, mendukung kemandirian industri pertahanan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., optimistis Merauke akan menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Menurutnya, pemerintah telah mendukung penuh program cetak sawah di Papua Selatan. “Papua Selatan memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan Indonesia. Kawasan Wanam akan menjadi lahan percontohan pertanian modern dengan dukungan teknologi, mekanisasi, dan benih unggul sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dalam kunjungan tersebut. Kepala Kampung Wanam, Kosmas Dawi Kaize, menyampaikan rasa syukur dan dukungan penuh terhadap Program Strategis Nasional. “Kami mewakili seluruh masyarakat Kampung Wanam mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah. Kami siap mendukung penuh Program Strategis Nasional demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si., menegaskan kesiapan TNI AD melalui Korem 174/ATW untuk mengawal seluruh program strategis pemerintah di Papua Selatan. “Korem 174/ATW akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan Program Strategis Nasional berjalan aman, tertib, dan lancar. Ketahanan pangan dan ketahanan wilayah merupakan dua pilar yang saling mendukung dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, mandiri, dan sejahtera,” tegas Danrem.

Dengan sinergi pemerintah pusat, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, Merauke terus dipersiapkan menjadi kawasan strategis yang menopang ketahanan pangan sekaligus memperkuat pertahanan nasional Indonesia.