SUKOHARJO – Pagi itu Pak Warto memilih berada di tepi jalan dibanding berdiam di rumah. Di hadapannya, ruas jalan Desa Parangjoro perlahan berubah. Material ditumpahkan, tanah diratakan, lalu dipadatkan. Baginya, pemandangan tersebut menjadi harapan baru setelah bertahun-tahun melewati jalur yang kurang nyaman.
Pekerjaan weremisasi yang dilaksanakan dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo melibatkan anggota TNI, personel Polri, serta masyarakat setempat. Kolaborasi itu membuat tahapan pekerjaan berjalan beriringan sehingga progres pembangunan kini telah mencapai sekitar 70 persen.
“Senang lihat Pak TNI dan Pak Polisi kerja bareng-bareng sama kami. Rasanya jadi lebih semangat,” ujar Pak Warto. Sementara itu, Serda Andri menjelaskan pekerjaan terus dipercepat agar jalan dapat digunakan warga sebelum penutupan TMMD.
Kapten Arh Budi Sarwoko saat meninjau lokasi menyebut kerja bersama tersebut menjadi modal penting agar pembangunan berlangsung sesuai target. Hal senada disampaikan Kepala Desa Parangjoro yang mengapresiasi perubahan kondisi jalan yang mulai terlihat dari hari ke hari.
Bagi warga, nilai pembangunan bukan hanya diukur dari panjang jalan yang diperbaiki. Lebih dari itu, perubahan tersebut menghadirkan keyakinan bahwa akses yang lebih baik akan memudahkan aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.(Red/Js).
