SIMEULUE – Memastikan tanaman padi tumbuh tanpa gangguan menjadi perhatian Sertu Alfi Sahri saat mendampingi petani di Desa Batu Batu, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, Jumat (18/09/2026). Babinsa Koramil 01/Simtim, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Tu itu memantau perkembangan tanaman padi milik warga sebagai bagian dari pendampingan swasembada pangan di wilayah binaannya.

Pendampingan tersebut dilakukan sejak proses tanam hingga masa panen. Bagi Babinsa, pemantauan secara berkala penting untuk mengetahui lebih awal apabila tanaman menghadapi kendala, termasuk gangguan hama yang dapat menghambat pertumbuhan dan berpengaruh terhadap hasil produksi.

Sertu Alfi Sahri tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan dorongan kepada petani agar tetap tekun merawat tanaman. Pendampingan itu merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa sekaligus mendukung pelaksanaan Upaya Khusus (Upsus) pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

“Sebagai seorang Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan tanam padi dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari kesungguhan petani dalam mengelola lahan. Karena itu, komunikasi dan pendampingan di lapangan terus dilakukan agar berbagai persoalan yang muncul selama masa pertumbuhan tanaman dapat diketahui sedini mungkin.

Pemilik lahan, Timbun, menyambut baik pendampingan yang diberikan Babinsa. Ia menilai arahan dan bimbingan yang diterima petani menjadi tambahan dukungan dalam menjalankan aktivitas pertanian.

“Sebagai petani kami sangat berterima kasih atas bimbingan dan arahan yang diberikan. Semoga hal ini terus berlanjut sehingga kami bisa ikut andil dalam meningkatkan swasembada pangan,” imbuhnya.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat terus terjaga hingga masa panen, sehingga petani memperoleh dukungan dalam merawat tanaman sekaligus turut berkontribusi terhadap peningkatan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Simeulue.(0115).