SUKOHARJO – Senyum sumringah tak bisa disembunyikan seorang pedagang bakso keliling saat dagangannya dibeli oleh personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo yang tengah bertugas di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran Satgas tidak hanya membawa percepatan pembangunan desa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari penjualan harian.

Momen tersebut terjadi ketika pedagang bakso melintas di sekitar lokasi pengerjaan sasaran TMMD. Sejumlah personel yang sedang beristirahat memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli bakso sambil berbincang hangat dengan sang pedagang. Suasana akrab pun tercipta tanpa sekat, memperlihatkan kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat.

Dampak dari interaksi sederhana itu terasa nyata bagi pedagang. Penjualan yang meningkat menjadi tambahan penghasilan sekaligus suntikan semangat untuk terus berjualan di tengah aktivitas TMMD yang berlangsung di wilayah tersebut.

Bagi personel Satgas, membeli dagangan masyarakat bukan semata-mata untuk mengisi waktu istirahat, melainkan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan usaha mikro milik warga. Langkah kecil tersebut diharapkan mampu memberikan efek positif bagi roda perekonomian lokal selama pelaksanaan program TMMD.

Salah seorang personel Satgas TMMD mengatakan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya difokuskan pada penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial yang harmonis dengan warga.

“Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan mendukung usaha kecil milik warga melalui cara-cara sederhana seperti membeli dagangan mereka,” ujarnya, Senin (20/7).

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa. Berbagai interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung turut memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Di Desa Parangjoro, kebersamaan itu hadir dalam berbagai bentuk. Dari pembangunan yang terus berjalan hingga semangkuk bakso yang dibeli prajurit TNI, semuanya menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Kehangatan hubungan tersebut menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan menggerakkan ekonomi desa.(Red/Wr).