SUKOHARJO – Nilai sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari panjang talud atau ukuran gorong-gorong. Ada ikatan sosial yang tumbuh ketika masyarakat memilih bekerja berdampingan demi kepentingan bersama.
Suasana itu tampak pada pelaksanaan pembangunan talud jalan dan gorong-gorong di Dukuh Jebagan, Desa Parangjoro. Satgas TMMD Reguler Ke-129 TA 2026 Kodim 0726/Sukoharjo dan warga saling berbagi peran agar pekerjaan berjalan sesuai tahapan.
Material dipindahkan secara bergantian, adukan terus disuplai ke titik pekerjaan, lalu batu ditata menjadi pondasi yang memperkuat struktur jalan desa. Kehadiran gorong-gorong juga mendukung kelancaran aliran air di kawasan tersebut.
Kegiatan pada Rabu (5/8/2026) memperlihatkan bahwa gotong royong masih menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun desa.
Infrastruktur yang semakin baik akan memberi manfaat jangka panjang, sedangkan kebersamaan yang tercipta menjadi modal penting untuk menghadapi pembangunan berikutnya.(Red/Ap).
