SUBULUSSALAM – Progres pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Makmur, Desa Teladan Baru, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki tahap pengecoran abutmen, personel Kodim 0118/Subulussalam mempercepat pekerjaan dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi demi menghadirkan akses yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Sabtu (1/8/2026).
Tahap pengecoran abutmen menjadi bagian penting dalam pembangunan jembatan karena berfungsi sebagai struktur penahan sekaligus penopang utama konstruksi. Untuk itu, setiap proses dikerjakan secara teliti agar menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan memiliki daya tahan yang baik.
Di lokasi pekerjaan, Serda Duwi bersama personel Kodim 0118/Subulussalam tampak bahu-membahu menyelesaikan pengecoran. Meski dihadapkan pada cuaca yang cukup terik, semangat pengabdian tidak surut. Seluruh personel tetap fokus mengejar target penyelesaian agar jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Serda Duwi mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang bermanfaat.
“Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas. Harapannya, Jembatan Garuda segera dapat digunakan sehingga akses transportasi warga menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian semakin lancar, dan roda perekonomian masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat Dusun Makmur dan sekitarnya. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi melalui kemudahan akses menuju pusat perdagangan, pendidikan, dan layanan publik.(Pr012).
