BARITO KUALA – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di SMKN 1 Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Marabahan, Jalan Jenderal Sudirman No. 87, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, tersebut dimulai pukul 09.35 WITA dan diikuti kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari para guru dan siswa-siswi SMKN 1 Marabahan.
Kegiatan sosialisasi dihadiri Kepala Sekolah SMKN 1 Marabahan, Edward Eka Sanjaya, S.T., serta Perwira Siswa Seskoad, yakni Mayor Inf Rakhmat A., Mayor Czi Nugroho S., Mayor Inf Rio Justin, dan Mayor Chk Aditya W. Turut hadir Danramil 1005-01/Bakumpai Kapten Caj Mahyuni Aziz serta Babinsa Koramil 1005-01/Bakumpai Serka Agus.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMKN 1 Marabahan, Edward Eka Sanjaya, S.T., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan Perwira Siswa Seskoad. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan tersebut karena memberikan kesempatan kepada pihak sekolah dan para siswa untuk memperoleh pengetahuan serta pemahaman mengenai bahaya dan upaya pencegahan Karhutla.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh Perwira Siswa Seskoad mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan dan lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Untuk meningkatkan pemahaman peserta, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan pemateri sehingga dapat memahami lebih jauh pentingnya kepedulian dan keterlibatan generasi muda dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi SMKN 1 Marabahan tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang bahaya Karhutla, tetapi juga mampu menjadi pelopor kepedulian lingkungan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta berani mengingatkan lingkungan sekitar terhadap tindakan yang berpotensi memicu kebakaran menjadi salah satu bentuk nyata peran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.
Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 10.20 WITA dan berlangsung dengan tertib, aman, serta lancar. Melalui edukasi sejak dini ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama untuk mencegah Karhutla demi melindungi kesehatan masyarakat, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Kodim 1005/Barito Kuala terus mendukung upaya edukasi dan pencegahan Karhutla melalui sinergi dengan lembaga pendidikan serta seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan.
