SUKOHARJO – Lingkungan yang aman lahir dari masyarakat yang saling mengenal. Prinsip itu mulai kembali terasa di Dukuh Singkil seiring berlangsungnya pembangunan Pos Kamling yang dikerjakan bersama TNI dan warga.
Keberadaan Pos Kamling dipandang sebagai ruang yang mempertemukan kembali masyarakat dalam aktivitas ronda malam, diskusi lingkungan, hingga penyelesaian persoalan sehari-hari. Bangunan tersebut membawa fungsi sosial yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat berjaga.
Di sela pekerjaan, warga saling berbagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang mengaduk campuran material, ada pula yang menyiapkan kebutuhan pekerja. Pola kerja seperti ini memperlihatkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama desa.
Pembangunan yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) disambut antusias karena masyarakat menilai keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran TNI semakin menambah semangat warga untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.
Pos Kamling diharapkan menjadi titik temu yang menghidupkan kembali kebersamaan warga sekaligus memperkuat budaya saling menjaga sehingga suasana Dukuh Singkil semakin nyaman bagi seluruh masyarakat.(Red/Ns).
