ACEH JAYA – Langit yang tertutup terpal biru menjadi pelindung sementara bagi aktivitas di rumah milik T.M. Nur di Desa Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya, Kamis (6/8/2026). Di balik rangka bangunan yang mulai menjulang, pekerjaan terus bergerak menuju tahap penting. Satu per satu bilah reng dipasang pada kerangka atap, menandai bahwa proses perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah memasuki fase yang menentukan. Dari bentuk bangunan yang sebelumnya jauh dari layak, kini mulai terlihat gambaran rumah yang akan kembali memberikan rasa aman bagi penghuninya.
Tahap pemasangan reng tersebut dikerjakan oleh Sertu T. Herman, anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya. Pekerjaan dilakukan dengan cermat karena reng menjadi elemen yang akan menopang pemasangan penutup atap pada tahap berikutnya. Sasaran RTLH milik T.M. Nur merupakan titik kedua dari sasaran fisik tambahan dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya di Desa Sarah Raya. Ketelitian dalam pemasangan menjadi perhatian utama agar struktur atap memiliki kekuatan yang memadai dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.
Dari sudut lokasi pekerjaan terlihat bahwa setiap bagian rangka diperiksa sebelum dipasang. Aktivitas di atas ketinggian menuntut kehati-hatian sekaligus ketepatan ukuran agar seluruh konstruksi tetap presisi. Tahapan ini mungkin tidak langsung terlihat mencolok dibanding hasil akhir bangunan, namun justru menjadi fondasi penting bagi kualitas rumah secara keseluruhan. Kesalahan kecil pada pemasangan reng dapat berpengaruh terhadap posisi atap dan ketahanannya dalam jangka panjang.
Bagi keluarga T.M. Nur, perkembangan pekerjaan tersebut menjadi tanda bahwa proses menuju rumah yang lebih nyaman terus berjalan sesuai tahapan. Setiap kemajuan konstruksi bukan sekadar perubahan fisik bangunan, melainkan juga menghadirkan keyakinan bahwa tempat tinggal yang lebih aman segera dapat dihuni. Kehadiran sasaran tambahan RTLH dalam TMMD juga memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya diarahkan pada infrastruktur umum, tetapi turut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.
Ketika seluruh pekerjaan rampung nantinya, rumah itu bukan hanya berdiri sebagai bangunan baru, melainkan menjadi ruang yang mendukung kehidupan keluarga dengan lebih baik. Atap yang kokoh akan melindungi penghuninya dari panas dan hujan, sementara proses yang kini berlangsung menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga Desa Sarah Raya.(Red/Js).
