SUKOHARJO – Sebuah bangunan sederhana di sudut Lapangan Desa Parangjoro mulai memperlihatkan arti pentingnya bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) bukan hanya melengkapi fasilitas umum, tetapi juga memberi jaminan kenyamanan bagi warga yang memanfaatkan lapangan sebagai pusat olahraga, kegiatan sosial, hingga berbagai agenda kemasyarakatan.
Pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan melalui kebersamaan prajurit dan masyarakat yang saling berbagi peran. Saat proses plesteran dinding berlangsung, adukan semen berpindah tangan tanpa sekat, menunjukkan bahwa hasil pembangunan desa lahir dari semangat bekerja bersama, bukan dari satu pihak semata. Kebersamaan itu terlihat sepanjang pekerjaan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026).
Fasilitas sanitasi yang memadai menjadi kebutuhan mendasar di ruang publik. Kehadiran MCK akan membantu menjaga kebersihan lingkungan lapangan sekaligus memberikan akses yang lebih layak bagi warga saat mengikuti aktivitas keagamaan, olahraga, maupun kegiatan desa. Manfaatnya tidak berhenti pada bangunan yang berdiri, tetapi ikut membentuk kebiasaan hidup bersih di tengah masyarakat.
Pelaksanaan pembangunan MCK menjadi bagian dari TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro. Kehadiran prajurit di lokasi pekerjaan memperlihatkan bahwa pembangunan fisik berjalan beriringan dengan penguatan nilai gotong royong yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat pedesaan.
Ketika pekerjaan rampung, manfaatnya akan dirasakan jauh melampaui masa pelaksanaan TMMD. Sarana tersebut menjadi fasilitas bersama yang menunjang berbagai aktivitas warga, sekaligus meninggalkan jejak kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang semakin sehat, nyaman, dan tertata.(Red/Js).
