BONE – Pembangunan jembatan gantung dalam program TMMD Ke-129 Kodim Bone terus menunjukkan progres. Memasuki tahap penyempurnaan pondasi, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong memperkuat struktur dasar jembatan yang akan menghubungkan dua dusun di Desa Pattuku, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Eko S dengan melibatkan personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bone serta warga setempat. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan pondasi memiliki kekuatan yang optimal sebagai penyangga utama konstruksi jembatan gantung.
Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat begitu kompak selama proses pengerjaan. Semangat kebersamaan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik sekaligus mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang terus dipelihara melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Bagi masyarakat Desa Pattuku, kehadiran jembatan gantung tersebut memiliki arti penting. Infrastruktur ini nantinya akan mempermudah akses transportasi antara Dusun Lemo dan wilayah sekitarnya, sehingga mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dapat berlangsung lebih aman, cepat, dan efisien.
Dalam setiap tahapan pembangunan, Satgas TMMD mengutamakan kualitas konstruksi agar jembatan yang dibangun memiliki daya tahan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Penyempurnaan pondasi menjadi salah satu tahapan krusial sebelum pekerjaan berlanjut ke proses konstruksi berikutnya. Dengan pondasi yang kuat, pembangunan jembatan diharapkan dapat berjalan sesuai target dan menghasilkan infrastruktur yang kokoh.
Melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat, Program TMMD Ke-129 Kodim Bone tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan gantung yang sedang dibangun diharapkan menjadi sarana penghubung yang mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjadi simbol semangat gotong royong dalam membangun desa.
