SUKOHARJO – Di balik pembangunan infrastruktur desa, terdapat tahapan yang berperan penting dalam menjaga kualitas konstruksi agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah pekerjaan perataan tanah yang saat ini dilakukan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol.
Pada Senin (3/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong merapikan tanah di sepanjang badan jalan menggunakan peralatan manual, seperti cangkul, sekop, dan angkong. Meski terlihat sederhana, pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyelesaian sasaran fisik program TMMD.
Perataan tanah dilakukan untuk memperkuat area di sekitar talut sekaligus membantu aliran drainase agar berfungsi lebih optimal. Penataan kontur tanah yang baik diharapkan mampu mengurangi risiko genangan air maupun pergeseran tanah yang berpotensi memengaruhi ketahanan jalan.
Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang mewarnai proses pengerjaan. Warga tidak hanya hadir sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan desanya.
Partisipasi aktif masyarakat tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kolaborasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang sedang dibangun.
Melalui pekerjaan perataan tanah, Satgas TMMD memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan secara maksimal sehingga hasilnya tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga memiliki daya tahan yang baik untuk mendukung aktivitas masyarakat Desa Parangjoro pada masa mendatang.(Red/Wr).
