HULU SUNGAI UTARA – Kodim 1001/HSU-BLG bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara menggelar pelatihan bagi awak pemadam kebakaran di halaman dan Aula Makodim 1001/HSU-BLG, Senin (20/7/2026).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel yang akan mengawaki mobil pemadam kebakaran milik Kodim 1001/HSU-BLG. Para peserta menerima materi teori dan praktik mengenai prosedur penanganan kebakaran, penggunaan peralatan pemadam, teknik pengoperasian kendaraan pemadam kebakaran, serta penerapan standar keselamatan saat bertugas di lapangan.
Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI dan BPBD dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Melalui pelatihan ini, diharapkan personel mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional ketika diterjunkan membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Komandan Kodim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., melalui Pasi Ops Kapten Inf Eko Pujo, mengatakan bahwa keberadaan mobil pemadam kebakaran di Makodim akan lebih optimal apabila didukung oleh personel yang memiliki keterampilan dan pemahaman teknis dalam pengoperasiannya.
“Pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk menyiapkan personel yang siap mengawaki mobil pemadam kebakaran Kodim. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memberikan bantuan secara cepat dan efektif kepada masyarakat apabila terjadi keadaan darurat,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh Dodi Pramana, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam penyampaiannya, Dodi memberikan pembekalan mengenai teknik dasar pemadaman kebakaran, penggunaan peralatan pemadam, prosedur operasional standar (SOP), teknik pengoperasian mobil pemadam kebakaran, serta simulasi penanganan kebakaran dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan personel di lapangan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan sinergi antara Kodim 1001/HSU-BLG dan BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara semakin solid dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(1001).
