SUKOHARJO – Cat hijau muda pada dinding luar menjadi salah satu tanda perubahan rumah Subani di Dukuh Sudimoro. Namun, pekerjaan yang berlangsung di rumah tersebut tidak berhenti pada penampilan. Bagian dalam hingga atap belakang masih dikerjakan untuk membenahi kondisi bangunan secara bertahap.
Di ruang dalam, plesteran dinding dan pengecatan terus dilakukan. Plafon juga dirapikan, dengan pekerja menggunakan scaffolding dan kursi untuk menjangkau bagian yang lebih tinggi. Sementara itu, bagian belakang rumah menjadi area pekerjaan berikutnya setelah atap lama mulai dibongkar.
Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut dikerjakan sebagai sasaran tambahan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga. Senin (10/08/2026), proses pekerjaan masih berjalan pada beberapa bagian rumah, termasuk penataan barang-barang rumah tangga yang dipindahkan agar tidak menghambat pekerjaan.
Pada sisi depan, tahapan pengerjaan telah menghasilkan sejumlah perubahan. Kanopi atap seng dengan rangka baja ringan sudah terpasang, lantai telah dikeramik, dan dinding bagian luar selesai dicat. Perbedaan tahap pekerjaan antara bagian depan, ruang dalam dan belakang menunjukkan bahwa perbaikan dilakukan mengikuti kebutuhan setiap bagian rumah.
Dengan pendekatan tersebut, manfaat rehabilitasi tidak hanya terasa pada tampilan hunian. Perbaikan lantai, dinding, plafon dan atap diarahkan untuk menciptakan tempat tinggal yang lebih tertata, aman dan nyaman bagi Subani serta keluarganya.(Red/Wr).
