SUKOHARJO – Gerobak berisi adukan semen berpindah dari satu tangan ke tangan lain tanpa perlu aba-aba panjang. Di sisi lain, mesin molen terus berputar, sementara percakapan ringan di sela pekerjaan mencairkan suasana. Kebersamaan itulah yang menjadi pemandangan paling menonjol pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro, Sabtu (1/8/2026).

Pembangunan talud mempertemukan anggota TNI, personel Polri, dan warga dalam satu irama kerja. Masing-masing mengambil peran sesuai kebutuhan di lapangan. Ada yang mendorong gerobak material, mengoperasikan molen, mengangkat batu, hingga merapikan pasangan talud agar hasilnya kokoh.

Bagi masyarakat, kebersamaan tersebut menghadirkan rasa memiliki terhadap pembangunan yang sedang berlangsung. Talud bukan hanya menjadi penahan tanah, melainkan juga memberi keyakinan bahwa akses menuju lahan pertanian akan semakin aman ketika musim hujan datang.

Hubungan yang terjalin selama pekerjaan berlangsung turut mempererat kemanunggalan TNI-Polri bersama masyarakat. Kedekatan itu lahir dari kerja nyata yang dilakukan berdampingan, bukan sekadar melalui percakapan.

Saat talud selesai berdiri, manfaatnya akan dirasakan dalam waktu panjang. Ketahanan lahan pertanian meningkat, mobilitas petani lebih nyaman, dan semangat gotong royong yang tumbuh selama TMMD menjadi modal sosial berharga bagi Desa Parangjoro.(Red/Cn).